Harga Huawei Ascend P7 dan Mate7 di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah diperkenalkan di ajang IFA Berlin 2014 pada September lalu, Huawei secara resmi meluncurkan dua smartphone anyar yang ditujukan untuk kelas menengah ke atas. Dua smartphone tersebut adalah Huawei Ascend Mate7dan Ascend P7.

"Ascend Mate7 dan Ascend7 memperkuat komitmen kami kepada konsumen di Indonesia untuk memberikan produk kualitas premiu kami," demikian ujar Nick Lee, Head os Consumer Business Group Huawei Indonesia saat acara peluncuran di Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Ascend Mate7 adalah smartphone dengan ukuran layar 6 inci, prosesor Kirin octa-core yang dikembangkan oleh Huawei sendiri. Perangkat Android yang dilapisi casing dari bahan logam ini memiliki sensor sidik jari di bagian belakang sebagai peranti keamanan.

Spesifikasi lain yang disematkan Huawei dalam Ascend Mate7 adalah RAM 2 GB, penyimpanan internal 16 GB, kamera belakang 8 megapiksel, baterai 4100 mAh, dan OS Android 4.4 KitKat.

Huawei membanderol Ascend Mate7 dengan harga Rp 6,5 juta.
GSMArena
Huawei Ascend Mate 7.
Sementara Ascend P7 yang dipasarkan untuk kelas menengah memiliki ukuran layar yang lebih kecil dibanding Mate7, yaitu 5 inci.

Spesifikasinya juga sedikit lebih rendah, seperti prosesor quad-core Kirin 910T 1,8 GHz, RAM 2 GB, penyimpanan 16 GB, kamera 8 megapixel, dan baterai kapasitas 2500 mAh.

Huawei Ascend P7 dijual dengan harga Rp 6 juta di Indonesia.
ist.
Huawei Ascend P7.
Target pangsa pasar 10 persen
Huawei bekerja sama dengan PT Trikomsel Oke Tbk sebagai distributor resmismartphone-smartphone-nya yang dipasarkan di Indonesia.

Presiden Direktur PT Trikomsel Oke Tbk, Sugiono Wiyono mengatakan bahwa pihaknya siap membantu memasarkan produk-produk Huawei ke konsumen di Indonesia.
"Kita sudah siap untuk memasarkan produk Huawei, bukan hanya dua smartphone ini saja, namun juga produk-produk Huawei lain yang akan dijual di masa mendatang," demikian terang Sugiono.

Sugiono juga yakin bahwa Trikomsel mampu membantu Huawei mencapai target pangsa pasar perusahaan smartphone Tiongkok itu di pasar Indonesia sebesar 10 persen pada akhir tahun ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »